Pilihan

Kagum Terhadap Alor, Dokter Gigi Ini Merintis Dive Operator Di Alor

Rabu, 19 April 2017 : 01.59
Sunset di Pantai Wisata Sabanjar, Alor, Nusa Tenggara Timur (foto. dennylalitan)

T2NEWS.CO.ID Kalabahi-Rupanya dibalik kehadiran kedua dive operator asal Bali dan Jakarta yang belum diketahui namanya itu, tidak terlepas dari peran salah seorang dokter gigi berstatus pegawai tidak tetap (PTT) yang ditempatkan Kementerian Kesehatan RI untuk mengabdi di Alor.

(klik juga: Ada Dive Operator Asal Bali Dan Jakarta Di Alor)
(klik juga: 4 WNA Menguasai Dive Operator Di Alor)

Wanita yang disebut-sebut telah “jatuh cinta” terhadap keanekaragaman budaya dan pariwista di Alor itu, tidak lain anak seorang penyelam di Jakarta yang juga dekat dengan pegiat pariwisata Alor, Denny Lalitan.

“Salah satu inisiatornya drg (dokter gigi) Moniq yang bertugas di Puskesmas Moru, drg.Moniq anak teman saya di Jakarta yang juga diver. Moniq petugas PTT Pusat yang telah jatuh cinta dengan Alam Alor kemudian ngajak teman-temannya invest di Alor.” Tulis Denny Lalitan melalui akun whatsapp saat dikonfirmasi www.T2News.co.id, Selasa (18/04).

Keberadaan para investor baik asing maupun domestik di Alor menurut anggot DPRD Alor ini, sangat berperan dalam meningkatkan ekonomi komunitas masyarakat sekitar areal pengembangan para dive operator di Alor.

“Jelas adalah kan mereka (para dive operator, red) memakai SDM dan SDA lokal. Mulai air minum sampai sayur dan semua keperluan kan pakai bahan lokal,” jelas Denny Lalitan saat diminta tanggapannya terkait keberadaan para investor dive operator di Alor.

(klik juga: Alor Sudah Punya Dua Dive Master ?)

Selain itu, menurut Denny para operator selam ini juga turut berkampanye tentang pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat, serta turut menyumbangkan PAD kepada daerah.

“Sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang Konservasi dan (ikut membayar, red) retribusi daerah (berupa) PPH, PPN (serta) Sosialcost untuk masyarakat sekitar,” sebut Denny. (deviskarmoy).

0 komentar:

Berita Terbaru