Pilihan

Kande : HIPMA Harus Menjadi Laboratorium Kader

Jumat, 13 Oktober 2017 : 19.52
Fredrik Kande, M.Pd, Mantan Rektor Untrib Kalabahi. (foto passkalis lamma)
T2NEWS.CO.ID - Jogyakarta, Organisasi sebagai wadah pembentukan leadership, karakter, jiwa serta moral, terutama bagi organisasi kedaerahaan diharapkan mampu menciptakan kader-kader bangsa yang berkualitas. Hal tersebut senada dengan harapan mantan Rektor Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Fredrik Kande, saat memberikan sambutan pada pelantikan Badan Pengurus Himpunan Pelajara Mahasiswa Alor (HIPMA) Yogyakarta periode 2017-2018.

(klik juga: Petinju Kelahiran Alor Berlaga di Cina)

Mantan Rektor Untrib Kalabahi ini menyambut baik pembentukan kader muda Alor terlebih melalui wadah organisasi kedaerahan di rantauan, salah satunya seperti HIPMA Yogyakarta. Untuk itu Fredrik Kande meminta HIPMA harus mampu menjadi barometer lahirnya generasi muda Alor melalui organisasi.

“Hipma harus menjadi laboratorium kader, mencetak pemimpin masa depan bagi Alor karena salah satu permasalahan di Alor adalah permasalahan pemimpin.” Pinta Fredrik Kande di balai dusun Mangkusuman Kota Yogyakarta kepada jurnalis www.T2news.co.id, Jumat (6/10) lalu.

Fredrik Kande juga mengkritisi kalangan generasi muda saat ini yang rentan terjebak dalam politik praktis, namun minim akan jiwa kepemimpinan. “Untuk berpolitik semua bisa namun untuk menjadi pemimpin itu susah sekali, di Indonesi tidak ada sekolah pemimpin di organisasi seperti HIPMA inilah kalian belajar menganai kepemimpinan.” Ucap mantan Rektor Untrib dalam memotivasi badan pengurus HIPMA Yogyakarta.

(klik juga: Putra Dulolong Pimpin HIPMA Yogyakarta)

Fredrik meminta mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan HIPMA untuk aktif berorganisasi guna membentuk jiwa pemimpin yang dapat berdaya saing dalam segala bidang.

“Kader-kader HIPMA harus membentuk jiwa leadership dan entrepreneur. Kalau nanti adik-adik jadi dosen ya harus ilmuan, menjadi birokrat ya harus melayani, menjadi politikus ya harus negarawan.” Ucap Fredrik Kande yang juga tengah melanjutkan studi doctor (S3) jurusan Educational Management di Universitas Negeri Yogyakarta.

Senior HIPMA, Rifai Badu, yang hadir dan memberikan sambutan mendorong pengurus untuk lebih giat dalam memajukan organisasi kedaerahan ini. Menurut Rifai Badu, alumni HIPMA merupakan cikal bakal penerus pembangunan di kabupaten Alor.

(klik juga: Tujuh Destinasi Wisata Pantai di Alor Yang Wajib Dikunjungi)

“Tantangan kedepan terhadap perkembangan kabupaten alor ada ditangan kalian di generasi kalian pada saat sekarang ini. Kalianlah yang akan membagun Alor dan itu harus di mulai dari organisasi kedaerahan HIPMA (yang berada) di Yogyakarta.” Sebut Rifai Badu.

Pelantikan badan pengurus HIPMA periode 2017-2018 ini berlangsung lancar dan dihadiri kader-kader HIPMA serta para senior dan anggota HIPMA Yogyakarta. (passkalis lama)

0 komentar:

Berita Terbaru